Kronologi Pembunuhan Eno yang di Pacul di Vagina

Category : Entertainment views 4606 Kali diLihat
Sponsored Ads

Kronologi Pembunuhan Eno Parihah

Sponsored Ads

Kronologi Pembunuhan Eno Parihah Karyawati Pabrik Yang Tewas dengan Kondisi Gagang Cangkul di vaginanya – Kasus pemerkosaan yang diakhiri dengan pembunuhan kembali terjadi, seorang karyawati pabrik yang bernama Eno Parihah (18) di temukan tewas di mess pabrik di daerah Jatimulya, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tanggerang.

Eno Parihah (Sebelumnya di tulis Eno Parinah) ditemukan tewas pada Jumat pagi 13 Mei 2016 oleh dua teman sekamarnya yang baru pulang dari kerja Shift malam, saat masuk ke dalam kamar, kedua teman Eno berteriak histeris mendapati Eno sudah tak bernyawa terlentang di atas kasur dan berlumuran darah dengan kondisi gagang pacul (Cangkul) menancap di kemaluannya hingga hampir sebatang penuh.

Keduanya pun langsung melapor ke HRD tempatnya bekerja, yang kemudian laporannya di teruskan ke Polsek Teluknaga.

Setelah dilakukan oleh TKP, penyelidikan dan meminta keterangan saksi serta alat bukti yang di temukan polisi di lokasi kejadian. Akhirnya polisi menetapkan 3 tersangka yang salah satunya adalah seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada hari Sabtu, 14 Mei 2016.

Ketiga tersangka tersebut adalah RAL (15), Rahmat Arifin alias Arif (23) (Teman  kerja Eno di Pabrik) dan Imam Harpiadi (23), RAL adalah tersangka yang masih duduk di bangku SMP.

Kronologi Pembunuhan Eno Parihah

Kronologi Pembunuhan Eno Parihah Karyawati Pabrik Plastik Yang Ditemukan Tewas dengan Kondisi Gagang Cangkul Menancap di Kemaluannya
Barang bukti Cangkul Maut yang menancap di kemaluan Eno Farihah (via detik.com)

Kronologi pembunuhan Eno Parihah ini di kutip dari berbagai sumber seperti, detik.com, tempo.codan beberapa media digital lainnya.

Pembunuhan sadis yang menimpa Eno Parihah ini berawal dari kedatangan RAL yang main ke mess korban pada kamis malam, 12 Mei 2016.

Keduanya sempat bercumbu di dalam kamar mess, namun Eno menolak untuk diajak berhubungan intim oleh RAL. Karena menolak, pelajar SMP yang baru dikenal Eno satu bulan itu marah, kemudian keluar kamar.

Di luar kamar, RAL bertemu dengan Arif dan Imam Harpadi, ketiganya langsung masuk kamar, dan memperkosa Eno secara bergantian, setelah puas memperkosa, salah satu tersangka mengambil cangkul yang ada di dekat kamar Eno dan memasukan gagang cangkul tersebut ke kemaluan Eno yang kemudian di tendang bagian ujung cangkulnya hingga masuk ke dalam Miss V nya Eno.

Hal tersebut terungkap dalam rekonstruksi yang di lakukan petugas gabunga Polsek Tekuk Naga, Polres Metro Tanggerang dan Polda Metro Jaya pada minggu malam, 15 Mei 2016.

Pembunuhan yang di sertai permerkosaan ini belakangan marak terjadi, sebelumnya, seorang gadis SMP bernama Yuyun berusia 14 tahun di Bengkulu di perkosa oleh 14 orang pemuda mabuk secara bergiliran, korban kemudian di buang ke kebun dengan kondisi hampir bugil dengan tangan terikat.

Tingkah remaja saat ini semakin memprihatinkan, dengan keadaan ini masyarakat resah. Bagi yang mempunyai anak perempuan agar selalu dapat memperhatikan anak-anaknya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Begitu juga dengan yang mempunyai anak laki-laki, agar selalu membingbing dan mendidik anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak benar dan merugikan orang lain bahkan sampai membunuh dengan sadis.

Sponsored Ads

Related Posts